Minggu, 31 Desember 2017

NGOBROL BARENG MENHUB DAN APRESIASI PEJUANG TRANSPORTASI


Annyeong, di penghujung tahun 2017 ini Lee mencoba untuk mengisi waktunya untuk melakukan hal-hal positif nih. Salah satunya adalah datang ke acara Rangkai Silaturahmi Bareng Menteri Perhubungan RI. Bapak Menhub Budi Karya Sumadi mengadakan acara ini untuk mengapresiasi para pejuang transportasi sekaligus memberikan ramah tamah kepada masyarakat. Jadi nggak hanya para pejuang yang bisa bercengkrama dengan Pak Budi Karya Sumadi, tapi masyarakat sekitar Semarang juga bisa ikut acara ini. Rangkai Silaturahmi Bareng Mentri ini diadakan pada 30 Desember 2017 berlokasi di Lawang Sewu Semarang.

BAPAK BUDI SETIYADI DIRJEN JENDRAL PERHUBUNGAN DARAT

BAPAK GANJAR PRANOWO GUBERNUR JAWA TENGAH

Acara dibuka oleh sambutan dari Bapak Budi Setiyadi selaku Direktur Jendral Perhubungan Darat, dan dilanjutkan oleh Bapak Gubernur Jawa Tengah siapa lagi kalau bukan Bapak Ganjar Pranowo. Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap para pejuang transportasi dan untuk terus meningkatkan kinerjanya demi kelancaran lalu lintas serta kenyamanan masyarakat.


Sedikit cerita, ketika bertemu Pak Ganjar semua yang hadir di acara ini mendadak jadi fan boy dan fan girl termasuk saya sendiri. Mungkin kalo ada Lee Jongsuk dijejerin sama Pak Ganjar, doi bisa kalah pamor soalnya orang orang lebih suka foto bareng Pak Ganjar dari pada Lee Jongsuk. Jadi setampan itukah Pak Ganjar? Waahhh kalian kalian semua harus liat langsung sendiri dehhh.


Tiba saatnya acara ngobrol bareng Pak Menhub nih, Pak Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa peran transportasi sangat penting di masa kini, terutama kalo udah masuk masa liburan seperti sekarang ini. Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi momen dimana transportasi harus bekerja maksimal. Untuk itu peran pejuang transportasi seperti polisi lalu lintas, dinas perhubungan, petugas kesehatan dan lainnya tidak boleh dianggap enteng, karena berkat merekalah kita bisa menikmati kelancaran transportasi.


Sebagai masyarakat yang menikmati kelancaran transportasi di waktu libur panjang sudah sepatutnya kita memberikan apresiasi pada para pejuang transportasi. Apalagi melihat dedikasi mereka dimana waktu yang harusnya mereka pakai untuk berkumpul dengan keluarga tapi mereka tetap bekerja demi kelancaran dan keselamatan lalu lintas.



Dalam kesempatan ini, Pak Menhub memberikan apresiasi terhadap 50 pejuang transportasi yang terpilih. Berikut merupakan instasi yang diberikan apresiasi oleh Pak Menhub:
Juru Penilik Jalan
Penjaga Lintasan
On Train Cleaning
Petugas Terminal
Petugas Dishub
Tenaga Kesehatan
Petugas BPDP
Petugas UPPKB/Jembatan Timbang
Kepolisian


Dengan mengikuti acara ini saya jadi sadar betapa keren nya para pejuang transportasi ini, dikala saya kadang mengeluhkan remeh temeh nggak penting tapi disisi lain ada para pejuang transportasi ini yang tanpa kenal lelah tetap bekerja di hari libur demi kenyamanan masyarakat. Huhuhuhu disini saya melihat diri saya jahat sekali ketika saya enak enakan merayakan hari libur sedangkan mereka masih harus bekerja.


Sedikit curcol juga dari pengalaman pribadi saya, saya itu tipe orang yang nggak enakan terutama pada para petugas yang masih kerja di hari libur. Sebagai contoh kecil ketika saya habis ke kamar mandi umum di Mall, Stasiun, maupun di tempat umum lainnya, biasanya disana akan ada mbak mbak cleaning service yang masih bekerja dan bilang terimakasih setelah kita selesai dari kamar mandi. Untuk mengapresiasi mereka kita memang tidak bisa memberikan uang berlimpah maupun rumah mewah, apresiasi kecil berwujud ucapan terimakasih kita kepada mereka mungkin akan membantu mereka agar mereka tetap semangat bekerja. Jadi mulai sekarang biasain yuk bilang terimakasih kepada mbak mbak maupun mas mas yang sudah rela bekerja di hari libur mereka demi kenyamanan rakyat jelata macam saya dan kalian kalian ini. Tengs.


Sebelum acara ditutup, Pak Mentri mengajak penggiat medsos dan komunitas lain untuk naik keatas panggung dan melakukan tanya jawab langsung dengan Pak Mentri. Berbagai pertanyaan seputar transportasi di jawab santai oleh Pak Budi Karya Sumadi. Juga saran serta kritik diterima dengan terbuka oleh Pak Budi seperti penambahan armada BRT untuk anak sekolahan di Semarang dan perlindungan terhadap frontliner dari caci maki penumpang.


1 komentar:

  1. Bener juga kak, hal hal kecil seperti terimakasih kadang lupa kita ucapkan untuk para petugas yang bertugas di hari libur

    BalasHapus