Sabtu, 02 Desember 2017

# Kesehatan

MENJADI SEHAT ATAU TETAP SEHAT


Anyyeong, udah lama banget kayaknya Lee nggak pernah update blog. Yhea mau gimana lagi, karena bulan kemaren emang pas lagi males-malesnya dan selalu nggak ada ide buat nulis.
Di tengah kemalasan menulis yang tengah melanda, akhirnya mau nggak mau musti nulis juga nih. Karena kemarin Senin tanggal 27 November 2017, Lee dapat undangan ke acara Dinkes Semarang selama 2 hari.
Jadi, nulisnya kalau pas ada undangan aja dong Lee? Yaa nggak juga sih kak, cuma bulan kemaren pas kebetulan aja lagi males nulis heheheh.

Rangkaian acara Temu Blogger Kesehatan kali ini lumayan padat, jam 7 pagi tamu undangan diwajibkan kumpul di DKK Semarang dan selanjutnya kami dibagi ke dalam 2 kelompok yang mana kelompok 1 menuju ke Puskesmas Gayamsari dan kelompok 2 menuju ke Puskesmas Halmahera. Saya sendiri masuk ke kelompok 1 dan memasuki bus yang mengantarkan ke Puskesmas Gayamsari.

Sesampainya di Puskesmas Gayamsari, kami disambut oleh Bapak Heri Wibowo selaku Kepala Puskesmas Gayamsari. Beliau memaparkan tentang visi misi Puskesmas Gayamsari, dimana visinya yaitu menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas menuju kecamatan Gayamsari yang mandiri untuk hidup sehat. Sedangkan misi dari Puskesmas Gayamsari adalah memiliki sumberdaya kesehatan yang memadai, meningkatkan perilaku dan peran aktif individu, keluarga & masyarakat dalam bidang kesehatan.

Banyak dari kebanyakan kita mungkin masih kurang faham tentang fungsi dari puskesmas. Sebenernya fungsi Puskesmas itu apa aja sih?
Fungsi Puskesmas itu ada 3, yaitu: penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama di wilayah kerjanya, penyelenggaran upaya kesehatan perorangan tingkat pertama di wilayah kerjanya, dan juga puskesmas bisa menjadi wahana pendidikan tenaga kesehatan.

Tau nggak sih kalau pengecekan kesehatan secara rutin itu bisa menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit? Sebagian orang biasanya datang ke klinik kesehatan, puskesmas atau rumah sakit ketika mereka sudah mulai terkena sakit. Padahal sebelum mereka sakit, mereka bisa saja mencegahnya dengan melakukan pengecekan kesehatan secara rutin. Hal ini yang harusnya kita sebarkan ke masyarakat luas untuk memberikan arahan dan mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan dan pengecekan kesehatan secara rutin.

Menjaga kesehatan bisa dimulai dari mengurangi konsumsi makanan enak, yaa semacam sate kambing, makanan bersantan, gorengan dan lainnya. Hmmm padahal gorengan semacam mendoan, bakwan, tahu susur, tahu petis itu kan makanan pendamping yang enakk bingits yaaa. Tapi demi hidup sehat, harus rela mengurangi dong. Jangan lupa untuk menyempatkan olahraga 30 menit jugaa yaa, karena aktifitas olahraga itu nggak hanya untuk mengurangi berat badan tapi juga untuk menjaga kesehatan tubuh.
Yukkk sama sama bergerak menuju Semarang sehat. Nggak hanya Semarang aja sih sebenernya, pokoknya mari bergerak menuju Indonesia sehat.

Kelar acara dari Puskesmas Gayamsari, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke The Wujil.
Nyampe sana, kami disambut oleh Bapak Dr. Widoyono, MPH. selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang. Beliau menjelaskan tentang Kesehatan Masyarakat.
Menurut Pasal 1 UU 36/2009 Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinakan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
Dunia kesehatan dibagi menjadi 2 yaitu orang sehat dan orang sakit.
Pembangunan Kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan kesehatan yaitu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

70% orang merasa mereka sehat dengan menjaga tetap sehat dan meningkatkan derajat kesehatannya. Orang-orang yang masuk ke kategori ini bisa diurusi oleh Puskesmas. Sedangkan sisanya yaitu 30% merupakan orang-orang sakit yang biasanya diurusi oleh Rumah Sakit.
Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, ada suatu program bernama Program Indonesia Sehat.

Sebelumnya saya sudah sempat menulis artikel tentang GERMAS juga sih, tapi yaudah gapapa saya bahas lagi deh.
GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.
Nah dengan adanya GERMAS, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan penduduk, menurunkan beban biaya pelayanan kesehatan, dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Fokus kegiatan GERMAS di tahun 2017 adalah melakukan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta memeriksa kesehatan secara berkala.
Aktivitas fisik bisa kita lakukan dengan mudah dan murah, contohnya cukup lari lari kecil di komplek sekitar rumah, atau kalau nggak ada cukup waktu bisa dengan senam fisik di dalam rumah. Syukur-syukur kalau punya uang lebih bisa laah main main ke tempat gym.
Konsumsi sayur dan buah juga penting banget, masih inget kan pelajaran Penjaskes jaman SD tentang makanan 4 Sehat 5 Sempurna yang sering banget diulang-ulang. Buah dan sayur mengantung berbagai macam kandungan vitamin yang bagus buat tubuh kita.
Cek kesehatan secara berkala juga penting banget untuk mengetahui kondisi kesehatan badan kita, jadi sebelum terlanjur sakit kita sudah tahu lebih dulu dan dapat mencegahnya.
Diharapkan dengan adanya blogger, dapat membantu menyebarkan tentang GERMAS ke masyarakat luas agar tercipta Indonesia Sehat.

Oh iya, diacara Temu Blogger Kesehatan ini, kami nggak hanya diberi pengetahuan kesehatan aja loh, tapi kami juga diberi kesempatan untuk mengecek kesehatan kami juga. Kayak pengecekan tensi, cek gula darah dan cek kolesterol. Untung nya dari ke 3 tes itu hasil saya normal heheheh.
Selain ke 3 tes tersebut, kami juga diberikan kesempatan untuk menjalani tes kebugaran menggunakan Metode Rockport.
Tes kebugaran ini dilakukan untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktifitas fisik dengan mengestimasi aktifitas aerobik. Tes ini juga menjadi paduan dalam menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmani seseorang.
Untuk melakukan tes ini cukup sederhana loh, kalian cukup jogging, lari atau jalan cepat dalam lintasan sepanjang 1,6Km. Jangan lupa catat waktu kalian dan yang penting pakai sepatu yang nyaman.
Setelah dihitung saya mendapatkan hasil tingkat kebugaran jantung dan paru-paru yang cukup.

Jadi gimana, kalian mau menjadi sehat atau tetap sehat? Pilihan ada dikalian. Tulis di kolom komentar yaa, kalian mau jadi gimana. Oke oce?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar